. Mistar
Pada mistar 30 cm terdapat dua gores/strip pendek berdekatan yang
merupakan skala terkecil dengan jarak 1mm atau 0,1 cm. Ketelitian mistar
tersebut adalah setengah dari skala terkecilnya.
Jadi ketelitian atau ketidakpastian mistar adalah (½ x 1 mm ) = 0,5 mm
atau 0,05 cm
DIAL INDIKATOR
Dikenal sebagai alat pengukur dial dan indikator probe, adalah instrumen yangdigunakan untuk secara akurat mengukur jarak linier kecil, dan sering digunakan dalamproses industri dan mekanik. Mereka dinamakan demikian karena hasil pengukuranditampilkan dalam cara yang diperbesar dengan menggunakan tombol.
Berbagai khusus dari indikator dial adalah indikator dial test (DTI) yang terutamadigunakan dalam setup mesin. The DTI langkah perpindahan pada sudut sebuah tuas ataupenyelam tegak lurus terhadap sumbu indikator. Indikator dial biasa langkah-langkahperpindahan linier sepanjang sumbu tersebut.
Dial indikator dapat digunakan untuk memeriksa variasi toleransi selama prosespemeriksaan bagian mesin, mengukur defleksi balok atau cincin dalam kondisilaboratorium, serta situasi lain di mana ukuran kecil harus terdaftar atau ditunjukkan. Dialindikator biasanya mengukur berkisar antara 0,25 mm sampai 300 mm (0.015 in ke 12.0in), dengan gradasi 0,001 mm sampai 0,01 mm (metrik) atau 0,00005 ke 0,001 dalam(imperial)
JANGKA SORONG
Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorang dibawah 30cm dan 0.01 untuk yang di atas 30cm.
Kegunaan jangka sorong
~ untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit;
~ untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa,
maupun lainnya) dengan cara diulur;
~ untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara
"menancapkan/menusukkan" bagian pengukur. Bagian pengukur tidak
terlihat pada gambar karena berada di sisi pemegang.
Feerler gauge
sering disebut juga dengan thickness gauge, karena
memang bentuknya seperti bilah tipis dalam ukuran yang bermacam-macam. Mulai
dari 0,05 mm sampai 1 mm. Namun ada juga yang dimulai dari ukuran 0,03 mm dan
0,04
mm.

Feeler gauge berfungsi untuk mengukur celah di antara dua bagian. Feeler gauge terbuat dari lembaran plat baja dengan berbagai ukuran. Pada saat akan digunakan feeler gauge harus dalam kondisi bersih, jika tidak akan mempengaruhi hasil pengukuran.
Contoh penggunaan feeler gauge yaitu pada pengukuran/penyetelan celah katup. Bila ukuran tidak tersedia maka kita bisa menggabungkan beberapa bilah feeler. Misalkan kita mau menggunakan feeler dengan ukuran 0,45 mm. Sedangkan dalam feeler tidak tersedia ukuran tersebut maka kita bisa menggabungkan dua buah feeler dengan ukuran 0,40 mm dan 0,05 mm. Tetapi usahakan sedikit mungkin dalam penggabungannya.
Jika angka pada bilah tidak ada kita bisa gunakan micrometer untuk mengetahui ukuran ketebalan bilah feeler tersebut.
mm.

Feeler gauge berfungsi untuk mengukur celah di antara dua bagian. Feeler gauge terbuat dari lembaran plat baja dengan berbagai ukuran. Pada saat akan digunakan feeler gauge harus dalam kondisi bersih, jika tidak akan mempengaruhi hasil pengukuran.
Contoh penggunaan feeler gauge yaitu pada pengukuran/penyetelan celah katup. Bila ukuran tidak tersedia maka kita bisa menggabungkan beberapa bilah feeler. Misalkan kita mau menggunakan feeler dengan ukuran 0,45 mm. Sedangkan dalam feeler tidak tersedia ukuran tersebut maka kita bisa menggabungkan dua buah feeler dengan ukuran 0,40 mm dan 0,05 mm. Tetapi usahakan sedikit mungkin dalam penggabungannya.
Jika angka pada bilah tidak ada kita bisa gunakan micrometer untuk mengetahui ukuran ketebalan bilah feeler tersebut.
ALAT UKUR TEKNIK : KUNCI MOMEN

Kunci momen (torque wrench) berfungsi untuk mengencangkan mur atau baut sesuai dengan ukuran kekencangan tertentu.
Pada kunci momen bagian ujungnya bisa dipasang kunci soket sesuai dengan ukuran mur atau baut yang akan dikencangkan. Sedangkan pada ujung yang lain (dekat dengan handle kunci momen) terdapat jarum penunjuk dan angka-angka yang menunjukkan nilai kekencangan dari mur atau baut yang dikencangkan. Jarum akan bergerak sesuai dengan kekencangan yang diberikan.
Kunci momen digunakan hanya pada pengerjaan akhir dari pengencangan baut atau mur. Jadi pada saat awal pengencangan kita menggunakan kunci biasa (kunci ring, kunci soket maupun kunci pas), setelah dirasa agak kencang baru dikencangkan akhir menggunakan kunci momen dan kencangkan sesuai dengan nilai kekencangan dari mur atau baut tersebut.
Kunci momen bisa untuk mempermudah dalam menyamakan nilai kekencangan mur atau baut,sehingga kebengkokan pada suatu bagian karena nilai kekencangan yang berbeda-beda dapat dihindari.
Mistar gulung
Mistar gulung terbuat dari baja
tipisyang didesain dengan warna kuning dengan skala
ukuran yang berwarna merah atau
hitam. Mistar gulung yang panjang biasanya terbuat dari bahan
sintetis,fiberglas atau katun.rumah atau tempat mistar gulung terbuat dari plat
baja atau plastik. Alat ukur ini digunakan untuk mengetahui keliling ataupun
panjang suatu bahan secara kasar.


Neraca pegas mempunyai dua baris skala, yaitu skalaN (newton) dan g (gram). Untuk menimbang beban (benda),atur terlebih dahulu skala 0 (nol) dengan cara memutar
sekrup pengatur skala. Setelah itu gantungkan benda padapengait neraca. Selanjutnya, baca hasil pengukuran.
Kelebihan menimbang beban dengan neraca pegas yaitudalam sekali menimbang benda dapat diketahui massa dan berat benda sekaligus.
Fungsi Neraca Pegas
neraca pegas (dinamometer) adalah timbangan sederhana yang menggunakan
pegassebagaialat untuk menentukan massa benda yang diukurnya neraca pegas mengukur ketegangan pegas, yang sebenarnya adalah tekanannya




